[ Sabtu, 31 Juli 2010 ]
Yakin Juara tanpa Pemain Baru
SURABAYA - Aspac Jakarta mendapatkan hasil buruk dalam preseaon tournament National Basketball League (NBL) Indonesia 7-15 Juli lalu di GOR Bimasakti, Malang. Meski demikian, Aspac masih percaya diri dengan kekuatan skuadnya saat ini.
Berbeda dengan tim besar lainnya, Aspac memutuskan tidak menambah seorang pemain pun. Saat ini Aspac memiliki 16 pemain. Roster Aspac sama dengan yang dibawa dalam preseason tournament lalu.
Dengan skuad tersebut, Aspac yang dalam turnamen itu digadang-gadang menjadi juara hanya mampu masuk semifinal. M. Isman Thoyib dkk kalah oleh Satria Muda Britama di semifinal. Parahnya, pada pertandingan perebutan tempat ketiga, Aspac diempaskan tim underdog Stadium Jakarta.
"Kami anggap turnamen ini hanya uji coba. Itu tidak berarti apa-apa. Kami ingin membuktikan kekuatan sesungguhnya di reguler season nanti," kata Manajer Aspac Irawan Haryono kemarin.
Pria yang akrab dipanggil Kim Hong tersebut menambahkan, Aspac memang sengaja tidak menambah pemain. Skuad yang ada sekarang, jelas dia, sangat lengkap.
Kombinasi antara pemain muda berbakat besar seperti shooting guard Xaverius Prawiro, point guard Dirk M. Gerungan, dan small forward Rizky Effendi dengan pemain berpengalaman seperti power forward Antonius Joko Endratmo membuat kekuatan Aspac sangat dahsyat. Apalagi, center dengan jam terbang tinggi Hari Suharsono akhirnya memutuskan masuk tim.
Dalam setahun terakhir, Aspac memang lebih mengandalkan pemain-pemain lamanya. Tim asuhan Tjetjep Firmansyah tersebut hanya menambah satu pemain saja. Yakni, point guard Hendry Sujana yang dibeli dari Bimasakti.
Kim Hong yakin, pada seri perdana NBL 16-24 Oktober mendatang, pemain Aspac akan menemukan kemampuan terbaik. "Dalam dua bulan ini, kami memang terus melakukan evaluasi. Kami terus lihat kekurangan tim. Yang terpenting, kami bisa main stabil," tutur pria yang kerap memakai topi terbalik tersebut.
Pemain Aspac, kata Kim Hong, akan terus menemukan permainan puncaknya jika konsisten dalam pertandingan. "Target kami tetap yakni masuk final dan menjadi juara," tegasnya. (nur/c8/diq)