Sabtu, 11 September 2010
 
[ Sabtu, 31 Juli 2010 ]
Bangun Taman Ekspresi Rp 1,9 M
PROGRAM revitalisasi Kalimas sebagai objek wisata air kembali bergulir. Sasarannya tahun ini ialah pembangunan spot atau titik di kawasan Gentengkali. Sebuah ruang terbuka hijau (RTH) yang diberi nama Taman Ekspresi akan dibangun di tempat tersebut.

Taman Ekspresi bakal dibangun di bantaran Kalimas, belakang sekolah Taman Siswa, Gentengkali. Taman yang dikonsep sebagai ajang rekreasi keluarga metropolis itu juga difungsikan sebagai taman bacaan. ''Taman itu nanti bisa digunakan untuk unjuk ekspresi masyarakat Surabaya. Jadi, nanti bisa digunakan untuk tempat pameran, selain taman bacaan,'' ucap Plt Kepala Bappeko Hendro Gunawan.

Pengerjaan taman itu akan dilakukan dinas kebersihan dan pertamanan (DKP). Anggaran yang sudah disiapkan sekitar Rp 1,9 miliar untuk pembangunan berjangka waktu setahun. Selain dibangun ruang terbuka hijau, akan dibuat gedung dan tempat bermain. Taman itu bakal dibangun memanjang sekitar 800 meter tepat di sisi barat Kalimas, titik Gentengkali.

Pembangunan Taman Ekspresi merupakan bagian dari revitalisasi Kalimas yang pernah digagas bappeko ketika masih dipimpin Tri Rismaharini. Sebelumnya, pemkot telah membangun taman di bantaran Kalimas, yakni Arena BMX (di spot Ketabang) dan Arena Prestasi (belakang Grahadi).''Tahun ini revitalisasinya diwujudkan dalam pembangunan Taman Ekspresi dan Jayengrono,'' jelasnya. Pemkot memang berencana memanfaatkan Kalimas untuk kegiatan masyarakat.

Detail engineering design (DED) taman itu sudah selesai dibuat. Berdasar desain yang ada, sebuah bangunan yang rencananya difungsikan untuk tempat pameran ada di bagian tengah taman. Sekelilingnya dibangun ruang terbuka hijau lengkap dengan tempat duduk berbentuk bulat. Menurut informasi yang dihimpun dari DKP, pengerjaan Taman Ekspresi kini memasuki tahap lelang. Tahun ini pengerjaan proyek tersebut ditarget tuntas sehingga awal tahun depan sudah bisa dimanfaatkan warga.

Pemkot memang memiliki mimpi indah untuk mengembangkan konsep waterfront city. Sungai akan menjadi salah satu pusat aktivitas warga, Kalimas dijadikan salah satu sasarannya. Selain untuk revitalisasi, upaya tersebut diharapkan mampu menjadikan sungai sebagai destinasi pariwisata baru di kota ini. Program revitalisasi Kalimas dimulai setahun lalu. Kini, program itu makin gencar dilakukan. Ada sembilan titik di sepanjang Sungai Kalimas yang akan digarap. Jika dirunut dari utara, sembilan titik tersebut adalah Jembatan Petekan, Jembatan Merah, Jembatan Jagalan, Pasar Peneleh, Monkasel, Pasar Bunga Kayoon, permukiman Dinoyo-Darmokali, Jembatan BAT, dan pintu air Jagir.

Tahun ini revitalisasi Kalimas ditarget mengarah ke utara. Kawasan Jembatan Merah bakal digarap menjadi titik wisata sejarah. Mulai Januari 2010, pemkot membangun memorial park untuk mengenang peristiwa heroik perebutan Surabaya dari pendudukan Belanda 64 tahun silam. (gun/c7/oni)