[ Selasa, 08 Juni 2010 ]
Polisi Kawal Ketat Panwas
Setelah Muncul SMS Teror
SURABAYA - Ancaman teror yang menimpa para anggota panitia pengawas (panwas) pilwali langsung direspons oleh jajaran kepolisian. Mereka kini menerjunkan lebih dari dua SSK (satuan setingkat kompi) untuk mengawal para anggota panwas dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya.
Itu diungkapkan oleh Jubir Polwiltabes Surabaya AKBP Sri Setyo Rahayu. ''Kami meningkatkan kemampuan deteksi, yakni melacak adanya potensi gangguan keamanan atau tidak,'' ucap perwira yang akrab dipanggil Yayuk tersebut. Menurut dia, polisi sejauh ini sudah sangat senang. Sebab, nyaris tidak ada insiden apa pun saat pelaksanaan coblosan. ''Kami tidak ingin pada saat-saat akhir malah terjadi gangguan-gangguan yang mengakibatkan situasi tidak aman,'' tuturnya.
Menurut mantan Kasi BPKB dan STNK Ditlantas Polda Jatim itu, saat ini sebenarnya ada sebagian personel yang ditarik. Mereka adalah petugas yang sebelumnya khusus mengawal tiga cawali/cawawali. Tiga pasangan yang sudah tak mendapatkan pengawalan adalah pasangan Bagio Fandi Sutadi-Mazlan Mansur, Fandi Utomo-Yulius Bustami, dan Fitradjaja Purnama-Naen Suryono.
''Yang masih kami beri pengawalan adalah pasangan Arif Afandi-Adies Kadir dan Tri Rismaharini-Bambang D.H.,'' papar perwira dengan dua mawar di pundak tersebut. Dua pasangan calon itu dikawal khusus karena masih intens dengan penghitungan suara. Apalagi, hingga kemarin, masih ada tiga kecamatan yang belum menuntaskan penghitungan suara.
Yayuk juga mengatakan, pihaknya meningkatkan pengamanan tertutup terkait dengan memanasnya situasi di lapangan. ''Terutama soal panwas. Kami mendapat informasi mereka diteror melalui SMS. Kami akan memperketat penjagaan,'' ucapnya. Menurut dia, saat ini fokus pengamanan adalah KPU dan panwas.
Yayuk juga mengimbau semua pihak bisa menahan diri dan tidak macam-macam. ''Menang-kalah dalam pemilu adalah hal biasa. Jadi, saya minta semua pihak yang kalah untuk legawa dan meminta pendukungnya bersikap tertib,'' tandasnya. Polisi, kata Yayuk, tidak akan segan-segan bertindak tegas bila ada pihak-pihak yang berencana mengacaukan jalannya pemilu. (ano/c10/oni)