Selasa, 07 September 2010
 
  Internasional
[ Sabtu, 31 Juli 2010 ]
Baku Tembak, Bos Kartel Meksiko Tewas
MEXICO CITY - Perang melawan kartel narkoba di Meksiko kembali menewaskan seorang gembong yang telah lama dicari. Ignacio ''Nacho" Coronel, salah seorang pimpinan tertinggi Kartel Sinaloa, menemui ajal dalam sebuah penggerebekan di tempat persembunyiannya. Penggerebekan tersebut merupakan yang terbesar sejak perang melawan geng narkoba dikumandangkan Presiden Felipe Calderon 2006 lalu.

Nacho adalah pendiri kartel perdagangan methamphetamine di Meksiko. Dia tewas ditembak saat berupaya melarikan diri dari sergapan militer di kota Guadalajara. Otoritas Meksiko menyatakan, Nacho menembaki tentara saat sejumlah helikopter bergerak di atas tempat persembunyiannya dan tim sergap mendekat.

Nacho Coronel adalah orang kepercayaan pemimpin Kartel Sinaloa sekaligus orang paling dicari di Meksiko, Joaquin "El Chapo" Guzman, dan orang nomor tiga di organisasi tersebut setelah Ismael "El Mayo" Zambada.

''Nacho Coronel mencoba kabur dan menembaki personel militer. Seorang tentara tewas dan satu lainnya terluka,'' terang Jenderal Edgar Luis Villegas dalam sebuah jumpa pers di Meksiko City kemarin (30/7) seperti dilansir Associated Press. ''Saat membalas serangannya, sang capo tewas,'' tambahnya.

Nacho Coronel yang misterius diyakini menjadi orang yang paling berpengaruh pada proses masal methamphetamine di sejumlah laboratorium tersembunyi di Meksiko. Hasil peroduksi tersebut kemudian diselundupkan ke Amerika Serikat. FBI menawarkan USD 5 juta (sekitar Rp 45 miliar) untuk pria sangar berusia 56 tahun tersebut. (cak/c3/ami)